Download Cheat PointBlank,Crossfire,Lost Saga,Dan Game Lainya Secara Gratis Di Karim Cheat

Tampilkan postingan dengan label Dunia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dunia. Tampilkan semua postingan

Minggu, 23 Juli 2017

Iran Tahan Nelayan Arab Saudi

Dunia, Teheran - Pengawal Revolusi Iran menahan kapal nelayan dan seluruh awak kapal Arab Saudi, Jumat, 21 Juli 2017. Kabar tersebut disampaikan kantor berita Iran, Sabtu, 22 Juli 2017, di tengah ketegangan diplomatik kedua negara.

Juru bicara Departemen Nelayan Provinsi Bushehr, Ardeshir Yarahmadi, sebagaimana dikutip IRNA mengatakan, kapal yang berisi lima warga India itu ditangkap pada Jumat setelah memasuki perairan nasional Iran.

Baca: Arab Saudi Tangkap 3 Pasukan Iran dan Boat Berisi Senjata

"Penangkapan ini kedua kalinya. Bulan lalu, sebuah kapal Saudi  bersama kru kami tangkap dengan kesalahan serupa," ujar Yarahmadi.

Hubungan Iran dan Saudi memburuk dalam beberapa tahun ini. Kedua negara yang memiliki pengaruh kuat di kawasan itu saling tuding melakukan gangguan keamanan regional dan mendukung konflik di Suriah, Irak dan Yaman.

Riyadh bersama dengan negara Arab lainnya telah memutuskan hubungan dengan Qatar karena negeri itu memberikan dukungan kepada Iran.

Iran menuduh Arab Saudi berada di balik ledakan mematikan di Teheran pada 7 Juni 2017. Ledakan tersebut diklaim dilakukan oleh militan ISIS. Akibatnya, sedikitnya 18 orang tewas dan lebih dari 40 korban lainnya cedera dalam serangan tersebut.

"Namun Riyadh menolak tuduhan tersebut," tulis Middle East Monitor.

Media Iran melaporkan bulan lalu, pasukan perbatasan Saudi membuka tembakan terhadap kapal nelayan Iran di Teluk menyebabkan seorang nelayan tewas dan tiga lainnya ditahan.

Iran mendesak Arab Saudi membebaskan ketiga nelayan yang dikatakan Teheran memiliki dokumen sah namun hilang di tengah jalan.

Menteri Informasi Saudi mengatakan, pasukan keamanan mencegat kapal tersebut karena memasuki perairan Saudi pada 16 Juni 2017.

"Ketiganya adalah anggota Pengawal Revolusi. Mereka kami tahan," ujar Kementerian Saudi.

Menurut Kementerian, kapal tersebut membawa bahan peledak dan ditangkap karena akan melakukan terorime di peraitan Saudi. Seluruh tudingan itu dibantah Iran.

MIDDLE EAST MONITOR | CHOIRUL AMINUDDIN



Iran Tahan Nelayan Arab Saudi

Dunia, Teheran - Pengawal Revolusi Iran menahan kapal nelayan dan seluruh awak kapal Arab Saudi, Jumat, 21 Juli 2017. Kabar tersebut disampaikan kantor berita Iran, Sabtu, 22 Juli 2017, di tengah ketegangan diplomatik kedua negara.

Juru bicara Departemen Nelayan Provinsi Bushehr, Ardeshir Yarahmadi, sebagaimana dikutip IRNA mengatakan, kapal yang berisi lima warga India itu ditangkap pada Jumat setelah memasuki perairan nasional Iran.

Baca: Arab Saudi Tangkap 3 Pasukan Iran dan Boat Berisi Senjata

"Penangkapan ini kedua kalinya. Bulan lalu, sebuah kapal Saudi  bersama kru kami tangkap dengan kesalahan serupa," ujar Yarahmadi.

Hubungan Iran dan Saudi memburuk dalam beberapa tahun ini. Kedua negara yang memiliki pengaruh kuat di kawasan itu saling tuding melakukan gangguan keamanan regional dan mendukung konflik di Suriah, Irak dan Yaman.

Riyadh bersama dengan negara Arab lainnya telah memutuskan hubungan dengan Qatar karena negeri itu memberikan dukungan kepada Iran.

Iran menuduh Arab Saudi berada di balik ledakan mematikan di Teheran pada 7 Juni 2017. Ledakan tersebut diklaim dilakukan oleh militan ISIS. Akibatnya, sedikitnya 18 orang tewas dan lebih dari 40 korban lainnya cedera dalam serangan tersebut.

"Namun Riyadh menolak tuduhan tersebut," tulis Middle East Monitor.

Media Iran melaporkan bulan lalu, pasukan perbatasan Saudi membuka tembakan terhadap kapal nelayan Iran di Teluk menyebabkan seorang nelayan tewas dan tiga lainnya ditahan.

Iran mendesak Arab Saudi membebaskan ketiga nelayan yang dikatakan Teheran memiliki dokumen sah namun hilang di tengah jalan.

Menteri Informasi Saudi mengatakan, pasukan keamanan mencegat kapal tersebut karena memasuki perairan Saudi pada 16 Juni 2017.

"Ketiganya adalah anggota Pengawal Revolusi. Mereka kami tahan," ujar Kementerian Saudi.

Menurut Kementerian, kapal tersebut membawa bahan peledak dan ditangkap karena akan melakukan terorime di peraitan Saudi. Seluruh tudingan itu dibantah Iran.

MIDDLE EAST MONITOR | CHOIRUL AMINUDDIN



Sabtu, 22 Juli 2017

Pemuda Palestina Tewas Dibedil Israel

Dunia, Gaza - Dua pemuda Palestina tewas secara terpisah setelah dibedil oleh tentara Isrel di daerah pendudukan Tepi Barat, sabtu, 22 Juli 2017.

Menurut keterangan Menteri Kesehatan Palestina, Oday Nawajaa, 17 tahun, tewas akibat luka serius pada Sabtu memnyusul hantaman peluru tajam serdadu Israel di Kota al-Eizariya, Yerusalem Timur.

Baca: 100 Imam Masjid di Sudan Sampaikan Solidaritas Masjid Al Aqsa

Sedangkan pemuda lainnya berusia 18 tahun tewas di Desa Abu Dis, Tepi Barat, ketika akan melemparkan bom minyak ke arah pasukan keamanan Israel namun meledak lebih awal.

Di Yerusalem, polisi Israel mengatakan, mereka menggunakan peralatan anti-huru hara untuk membubarkan belasan warga Palestina yang melemparkan batu dan botol ke arah mereka.

Baca: Israel Larang Pria di Bawah 50 Tahun Salat di Masjid Al-Aqsa 

Siaran televisi menunjukkan polisi Israel granat setrum dan menggunakan semprotan berkekuatan tinggi guna memecah kerumunan massa.

Pada Sabtu, Israel mengirimkan pasukan tambahan ke Tepi Barat dan menggeledah rumah warga Palestina di Desa Kobar yang dituding melakukan penusukan hingga tewas terhadap tiga orang tentara Israel pada Jumat, 21 Juli 2017.

"Pasukan Israel juga menahan saudara laki-laki pelaku dan siap-siap akan membuldoser rumahnya," kata polisi Israel.

Pembunuhan terhadap tiga tentara Israel itu terjadi beberapa jam setelah tiga warga Palestina tewas saat melakukan unjuk rasa menentang pemasangan deteksi metal di pintu masuk kompleks Masjid Al Aqsa di Yerusalem.

Siaran televisi Israel, Channel 2, mengatakan, polisi Israel telah memutuskan memindahkan metal detector pada Sabtu malam, 22 Juli 2017, waktu setempat dan menggantinya dengan detector tangan.

Pihak berwenang Israel tidak bersedia memberikan komentar atas  pembunuhan pemuda Palestina itu.

Dewan Keamanan PBB akan mengadakan pertemuan pada Senin, 24 Juli 2017, untuk membahas kekerasan mematikan terhadap warga Palestina oleh tentara Israel selama bertahun-tahun.

"Swedia, Mesir dan Prancis meminta pertemuan itu segera digelar  untuk mengurangi kekerasan di Yerusalem," kata Carl Skau, Wakil Duta Besar Swedia untuk PBB, di akun Twitter

AL JAZEERA | CHOIRUL AMINUDDIN

Pemuda Palestina Tewas Dibedil Israel

Dunia, Gaza - Dua pemuda Palestina tewas secara terpisah setelah dibedil oleh tentara Isrel di daerah pendudukan Tepi Barat, sabtu, 22 Juli 2017.

Menurut keterangan Menteri Kesehatan Palestina, Oday Nawajaa, 17 tahun, tewas akibat luka serius pada Sabtu memnyusul hantaman peluru tajam serdadu Israel di Kota al-Eizariya, Yerusalem Timur.

Baca: 100 Imam Masjid di Sudan Sampaikan Solidaritas Masjid Al Aqsa

Sedangkan pemuda lainnya berusia 18 tahun tewas di Desa Abu Dis, Tepi Barat, ketika akan melemparkan bom minyak ke arah pasukan keamanan Israel namun meledak lebih awal.

Di Yerusalem, polisi Israel mengatakan, mereka menggunakan peralatan anti-huru hara untuk membubarkan belasan warga Palestina yang melemparkan batu dan botol ke arah mereka.

Baca: Israel Larang Pria di Bawah 50 Tahun Salat di Masjid Al-Aqsa 

Siaran televisi menunjukkan polisi Israel granat setrum dan menggunakan semprotan berkekuatan tinggi guna memecah kerumunan massa.

Pada Sabtu, Israel mengirimkan pasukan tambahan ke Tepi Barat dan menggeledah rumah warga Palestina di Desa Kobar yang dituding melakukan penusukan hingga tewas terhadap tiga orang tentara Israel pada Jumat, 21 Juli 2017.

"Pasukan Israel juga menahan saudara laki-laki pelaku dan siap-siap akan membuldoser rumahnya," kata polisi Israel.

Pembunuhan terhadap tiga tentara Israel itu terjadi beberapa jam setelah tiga warga Palestina tewas saat melakukan unjuk rasa menentang pemasangan deteksi metal di pintu masuk kompleks Masjid Al Aqsa di Yerusalem.

Siaran televisi Israel, Channel 2, mengatakan, polisi Israel telah memutuskan memindahkan metal detector pada Sabtu malam, 22 Juli 2017, waktu setempat dan menggantinya dengan detector tangan.

Pihak berwenang Israel tidak bersedia memberikan komentar atas  pembunuhan pemuda Palestina itu.

Dewan Keamanan PBB akan mengadakan pertemuan pada Senin, 24 Juli 2017, untuk membahas kekerasan mematikan terhadap warga Palestina oleh tentara Israel selama bertahun-tahun.

"Swedia, Mesir dan Prancis meminta pertemuan itu segera digelar  untuk mengurangi kekerasan di Yerusalem," kata Carl Skau, Wakil Duta Besar Swedia untuk PBB, di akun Twitter

AL JAZEERA | CHOIRUL AMINUDDIN

Heboh, Anak Kambing Berwajah Iblis Lahir di Argentina

Dunia, Buenos Aires- Masyarakat Argentina dihebohkan dengan kemunculan seekor anak kambing dengan wujud aneh yang dianggap menyerupai iblis. Anak kambing itu terlahir dengan wajah yang sangat menakutkan sehingga penduduk setempat harus menghubungi polisi.

Pemilik anak kambing dengan wujud aneh tersebut, Gladys Oveido mengatakan, dia terkejut melihat wajah anak kambing yang lahir di ladangnya di wilayah San Luis, Argentina.

Ketika perihal kelahiran kambing itu disebarluaskan, warga menyebutnya sebagai jelmaan anak iblis.

Baca: Anak Kambing Ini Berwajah Mirip Manusia  

Gladys bagaimanapun tidak heran hewan itu menarik begitu banyak perhatian. "Bagian lainnya biasa. Hanya bagian kepalanya yang cacat. Ini kejadian luar biasa, "kata Gladys, seperti yang dilansir Metro,uk pada 21 Juli 2017.

Namun anak kambing yang matanya menonjol keluar itu mati segera setelah lahir.

Beberapa penduduk setempat yang terkejut melihat kondisi anak kambing itu meminta polisi menyelidiki kejadian tersebut. Polisi setempat dengan cepat langsung mengirim petugas ke peternakan untuk mendokumentasikan temuan misterius tersebut.

Tidak diketahui mengapa hewan itu dilahirkan dengan kondisi cacat pada wajahnya. Aparat sedang menyelidikinya..

Foto anak kambing malang yang dijuluki berwajah iblis telah dibagikan ke platform media sosial oleh menantu Gladys dan telah menjadi viral.

THE SUN|METRO.UK|YON DEMA

Jumat, 21 Juli 2017

Bocah 5 Tahun Didenda Rp 2,5 Juta Gara-gara Jualan Minuman

Dunia, London -Bocah perempuan usia 5 tahun terisak di hadapan ayahnya menceritakan dirinya didenda 150 pound sterling atau Rp 2,5 juta gara-gara berjualan minuman lemon dekat rumahnya.Tiga Hari Dikubur Hidup-Hidup, Bayi Ini Ditemukan Selamat

Empat petugas Dewan Kota mendatangi bocah yang sedang menjual minuman lemon buatannya di dekat rumahnya di Mile End. Seorang di antaranya kemudian memberitahu bocah itu bahwa ada peraturan yang melarang seseorang berjualan di sembarang tempat.

Di hadapan bocah itu, petugas membacakan surat peraturan sebelum menjatuhkan denda kepadanya dan ayahnya Spicer sebesar 150 pound sterling.

Menurut Spicer, profesor yang mengajar di City University, London, putrinya berdagang minuman lemon buatan tangannya untuk menyegarkan tenggorokan orang-orang yang mengikuti festival Lovebox di Taman Victoria, Sabtu, 22 Juli 2017.

Spicer menjelaskan, anaknya tidak berdagang dalam skala masif. "Dia tidak bermaksud mendapatkan profit besar, ini hanya seorang anak usia 5 tahun yang berusaha menjual lemon," kata Spicer yang marah dan menganggap petugas itu dengki dan memanfaatkan peraturan itu.

Baca: Wow, Anjing Selamatkan Anak yang Akan Ditenggelamkan Ibunya

"Dia sangat kecewa karena tadinya dia bangga menjualnya, dan ini pengalaman yang sungguh buruk," ujar Spicer.

Standard yang menghubungi Dewan Kota,  Tower Hamlets kemudian berjanji untuk membatalkan hukuman denda secepatnya dan segera menelepon keluarga bocah itu untuk meminta maaf.

Petugas Dewan Kota itu diperkirakan berusaha menunjukkan hal yang seharusnya saat menjalankan tugasnya.

"Denda akan dibatalkan segera dan kami akan menghubungi Profesor Spicer dan anak perempuannya untuk meminta maaf," ujar juru bicara Dewan Kota.

Gara-gara kejadian itu, Spicer menjelaskan, putrinya jadi ketakutan untuk kembali berjualan lemon meski dirinya mengatakan akan mengajukan izin berjualan.

Ia bermaksud mendukung semangat bisnis anaknya yang mulai bertumbuh. " Tidak. Kejadian itu sangat mengerikan," ujar Spicer mengutip ucapan bocah itu.

STANDARD.CO.UK | METRO.CO.UK | MARIA RITA

Bocah 5 Tahun Didenda Rp 2,5 Juta Gara-gara Jualan Minuman

Dunia, London -Bocah perempuan usia 5 tahun terisak di hadapan ayahnya menceritakan dirinya didenda 150 pound sterling atau Rp 2,5 juta gara-gara berjualan minuman lemon dekat rumahnya.Tiga Hari Dikubur Hidup-Hidup, Bayi Ini Ditemukan Selamat

Empat petugas Dewan Kota mendatangi bocah yang sedang menjual minuman lemon buatannya di dekat rumahnya di Mile End. Seorang di antaranya kemudian memberitahu bocah itu bahwa ada peraturan yang melarang seseorang berjualan di sembarang tempat.

Di hadapan bocah itu, petugas membacakan surat peraturan sebelum menjatuhkan denda kepadanya dan ayahnya Spicer sebesar 150 pound sterling.

Menurut Spicer, profesor yang mengajar di City University, London, putrinya berdagang minuman lemon buatan tangannya untuk menyegarkan tenggorokan orang-orang yang mengikuti festival Lovebox di Taman Victoria, Sabtu, 22 Juli 2017.

Spicer menjelaskan, anaknya tidak berdagang dalam skala masif. "Dia tidak bermaksud mendapatkan profit besar, ini hanya seorang anak usia 5 tahun yang berusaha menjual lemon," kata Spicer yang marah dan menganggap petugas itu dengki dan memanfaatkan peraturan itu.

Baca: Wow, Anjing Selamatkan Anak yang Akan Ditenggelamkan Ibunya

"Dia sangat kecewa karena tadinya dia bangga menjualnya, dan ini pengalaman yang sungguh buruk," ujar Spicer.

Standard yang menghubungi Dewan Kota,  Tower Hamlets kemudian berjanji untuk membatalkan hukuman denda secepatnya dan segera menelepon keluarga bocah itu untuk meminta maaf.

Petugas Dewan Kota itu diperkirakan berusaha menunjukkan hal yang seharusnya saat menjalankan tugasnya.

"Denda akan dibatalkan segera dan kami akan menghubungi Profesor Spicer dan anak perempuannya untuk meminta maaf," ujar juru bicara Dewan Kota.

Gara-gara kejadian itu, Spicer menjelaskan, putrinya jadi ketakutan untuk kembali berjualan lemon meski dirinya mengatakan akan mengajukan izin berjualan.

Ia bermaksud mendukung semangat bisnis anaknya yang mulai bertumbuh. " Tidak. Kejadian itu sangat mengerikan," ujar Spicer mengutip ucapan bocah itu.

STANDARD.CO.UK | METRO.CO.UK | MARIA RITA

Punya Tato di Wajah, Pria Inggris Diusir dari Pesawat

Dunia, Birmingham-- Sebuah keluarga Karena ke Toilet, Penumpang Delta Airlines Diusir dari Pesawat

"Saya memang memiliki tato di wajah, dan saya rasakan itu suatu diskriminasi,” kata dia.

Namun Stretton-Mellor mengakui memang terjadi insiden antara keluarganya dengan penumpang lain di pesawat.

“Ada penumpang yang memukul-mukul bagian belakang kursi cucu saya. Saya meminta mereka untuk berhenti dengan baik".

Menurut Stretton-Mellor keadaan justru memburuk karena dirinya dan keluarganya yang justru diusir.

Namun pihak maskapai membantah hal itu dan mengatakan bahwa masalah keributan yang menjadi penyebabnya.

Baca: Usir Paksa Satu Keluarga dari Pesawat, Delta Airlines Minta Maaf

Seorang juru bicara Ryanair mengatakan penerbangan dari Birmingham ke Gran Canaria dialihkan ke Santiago setelah sejumlah penumpang terlibat keributan.

"Pesawat tersebut mendarat normal dan penumpangnya dilepas dan ditahan polisi saat tiba, sebelum pesawat tersebut melanjutkan ke Gran Canaria." kata pihak Ryanair.

Gara-gara insiden tersebut, keluarga Inggris ini terpaksa bermalam di hostel di Santiago De Compostella sebelum menuju ke tujuan liburan mereka di Las Palmas. Selain harus menempuh perjalanan sejauh ribuan kilometer menuju lokasi wisata, mereka juga harus menambah uang lagi untuk liburan kali ini.

DAILY MAIL | METRO | YON DEMA

 

 

 

 

Punya Tato di Wajah, Pria Inggris Diusir dari Pesawat

Dunia, Birmingham-- Sebuah keluarga Karena ke Toilet, Penumpang Delta Airlines Diusir dari Pesawat

"Saya memang memiliki tato di wajah, dan saya rasakan itu suatu diskriminasi,” kata dia.

Namun Stretton-Mellor mengakui memang terjadi insiden antara keluarganya dengan penumpang lain di pesawat.

“Ada penumpang yang memukul-mukul bagian belakang kursi cucu saya. Saya meminta mereka untuk berhenti dengan baik".

Menurut Stretton-Mellor keadaan justru memburuk karena dirinya dan keluarganya yang justru diusir.

Namun pihak maskapai membantah hal itu dan mengatakan bahwa masalah keributan yang menjadi penyebabnya.

Baca: Usir Paksa Satu Keluarga dari Pesawat, Delta Airlines Minta Maaf

Seorang juru bicara Ryanair mengatakan penerbangan dari Birmingham ke Gran Canaria dialihkan ke Santiago setelah sejumlah penumpang terlibat keributan.

"Pesawat tersebut mendarat normal dan penumpangnya dilepas dan ditahan polisi saat tiba, sebelum pesawat tersebut melanjutkan ke Gran Canaria." kata pihak Ryanair.

Gara-gara insiden tersebut, keluarga Inggris ini terpaksa bermalam di hostel di Santiago De Compostella sebelum menuju ke tujuan liburan mereka di Las Palmas. Selain harus menempuh perjalanan sejauh ribuan kilometer menuju lokasi wisata, mereka juga harus menambah uang lagi untuk liburan kali ini.

DAILY MAIL | METRO | YON DEMA

 

 

 

 

Amerika Serikat Akan Larang Warganya Kunjungi Korea Utara

Dunia, Washington - Pemerintah Perusahaan Singapura Diam-diam Jual Produk Mewah ke Korea Utara

Agen wisata lainnya, Young Pioneer Tours, mengatakan dalam sebuah pesan Twitter bahwa mereka juga telah diberitahu tentang larangan tersebut, dengan mengutip tanggal yang sama.

Young Pioneer adalah agen yang membawa mahasiswa Amerika Serikat, Otto Warmbier ke Korea Utara. Dia kemudian ditangkap di sana dan dijatuhi hukuman 15 tahun kerja paksa.

Korea Utara membebaskannya pada bulan Juni dalam keadaan koma dan dia meninggal beberapa hari setelah kembali ke Amerika Serikat.

Perusahaan yang berbasis di Cina tersebut kemudian mengumumkan bahwa pihaknya tidak akan lagi membawa pengunjung dari AS ke Korut.

"Kami baru saja diberitahu bahwa pemerintah AS tidak akan mengizinkan warga AS mengujungi Republik Demokratik Rakyat Korea (nama resmi Korut),” demikian agen perjalanan itu dalam pernyataannya.

Rowan Beard, dari Young Pioneer Tours, mengatakan kepada BBC bahwa perusahaan tersebut telah diberitahu oleh Kedutaan Besar Swedia, yang menangani urusan AS di Korut.

Kedubes Swedia mencoba mengecek jumlah wisatawan AS yang tersisa di negara tersebut.

Baca: Dalam 2 Tahun,Rudal Antarbenua Korea Utara Bisa Hantam San Diego

Selain Otto Warmbier, beberapa warga Amerika Serikat lainnya juga kini tengah berada dalam tahanan di Pyongyang atas tuduhan mata-mata.

Mereka adalah Kim Dong-chul (62), Kim Sang-duk alias Tony Kim, dan Kim Hak-song.

Selain itu, larangan warga Amerika Serikat mengunjungi Korea Utara tersebut diduga dilakukan menyusul ketegangan yang tengah terjadi di Semenanjung Korea saat ini.

BBC | REUTERS | YON DEMA

 

 

 

 

Amerika Serikat Akan Larang Warganya Kunjungi Korea Utara

Dunia, Washington - Pemerintah Perusahaan Singapura Diam-diam Jual Produk Mewah ke Korea Utara

Agen wisata lainnya, Young Pioneer Tours, mengatakan dalam sebuah pesan Twitter bahwa mereka juga telah diberitahu tentang larangan tersebut, dengan mengutip tanggal yang sama.

Young Pioneer adalah agen yang membawa mahasiswa Amerika Serikat, Otto Warmbier ke Korea Utara. Dia kemudian ditangkap di sana dan dijatuhi hukuman 15 tahun kerja paksa.

Korea Utara membebaskannya pada bulan Juni dalam keadaan koma dan dia meninggal beberapa hari setelah kembali ke Amerika Serikat.

Perusahaan yang berbasis di Cina tersebut kemudian mengumumkan bahwa pihaknya tidak akan lagi membawa pengunjung dari AS ke Korut.

"Kami baru saja diberitahu bahwa pemerintah AS tidak akan mengizinkan warga AS mengujungi Republik Demokratik Rakyat Korea (nama resmi Korut),” demikian agen perjalanan itu dalam pernyataannya.

Rowan Beard, dari Young Pioneer Tours, mengatakan kepada BBC bahwa perusahaan tersebut telah diberitahu oleh Kedutaan Besar Swedia, yang menangani urusan AS di Korut.

Kedubes Swedia mencoba mengecek jumlah wisatawan AS yang tersisa di negara tersebut.

Baca: Dalam 2 Tahun,Rudal Antarbenua Korea Utara Bisa Hantam San Diego

Selain Otto Warmbier, beberapa warga Amerika Serikat lainnya juga kini tengah berada dalam tahanan di Pyongyang atas tuduhan mata-mata.

Mereka adalah Kim Dong-chul (62), Kim Sang-duk alias Tony Kim, dan Kim Hak-song.

Selain itu, larangan warga Amerika Serikat mengunjungi Korea Utara tersebut diduga dilakukan menyusul ketegangan yang tengah terjadi di Semenanjung Korea saat ini.

BBC | REUTERS | YON DEMA

 

 

 

 

Dituduh Dalangi Teror, 15 Diplomat Iran Diusir dari Kuwait

DuniaKuwait City - Pemerintah Kuwait dan Negara Teluk Sambut Baik Kerja Sama dengan Iran

"Pihak Iran membantu dan mendukung anggota sel (teror)," demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Kuwait.

Sheikh Mohammad Abdullah Al Sabah, menteri menteri informasi dan komunikasi Kuwait, mengkonfirmasi bahwa negaranya telah melakukan tindakan diplomatik terhadap Iran namun menolak untuk menjelaskan tindakan tersebut.

Seorang pejabat senior Kuwait mengatakan bahwa Duta besar Iran untuk Kuwait, Alireza Enayati, telah diberi tahu tentang keputusan tersebut.  Namun ia menolak berkomentar apakah Enayati termasuk di antara 15 diplomat Iran yang diusir.

Pejabat itu menambahkan bahwa selain misi diplomatik urusan budaya, Kuwait juga telah memerintahkan penutupan misi militer dan perdagangan Iran.

Iran marah dengan keputusan dan tudingan Kuwait. Mereka menegaskan bahwa tuduhan berada di balik sel teroris tidak berdasar dan mengancam akan melakukan langkah balasan.

"Sungguh disesalkan bahwa otoritas Kuwait, dalam situasi yang sensitif di kawasan ini, bukannya melakukan upaya meredakan ketegangan...malah menargetkan Republik Islam (Iran) dengan tuduhan tak berdasar," ujar Bahram Ghasemi, juru bicara kementerian luar negeri Iran.

"Keberatan Iran telah dikomunikasikan kepada penguasa Kuwait. Iran berhak melakukan tindakan balasan.”

Pada 2015 Kuwait berhasil mengungkap jaringan terorisme dalam negeri. Dalam penangkapannya, polisi turut menyita sejumlah besar senjata, amunisi dan bahan peledak. Para tersangka teroris tersebut kemudian diberi hukuman penjara antara 5 hingga 25 tahun.

Berdasarkan hasil investigasi Kuwait dikatakan bahwa para teroris yang berjumlah sekitar 26 orang itu memiliki hubungan dengan Iran dan Hizbullah.

AL JAZEERA | GLOBAL POST | YON DEMA

 

 

 

 

 

Dituduh Dalangi Teror, 15 Diplomat Iran Diusir dari Kuwait

DuniaKuwait City - Pemerintah Kuwait dan Negara Teluk Sambut Baik Kerja Sama dengan Iran

"Pihak Iran membantu dan mendukung anggota sel (teror)," demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Kuwait.

Sheikh Mohammad Abdullah Al Sabah, menteri menteri informasi dan komunikasi Kuwait, mengkonfirmasi bahwa negaranya telah melakukan tindakan diplomatik terhadap Iran namun menolak untuk menjelaskan tindakan tersebut.

Seorang pejabat senior Kuwait mengatakan bahwa Duta besar Iran untuk Kuwait, Alireza Enayati, telah diberi tahu tentang keputusan tersebut.  Namun ia menolak berkomentar apakah Enayati termasuk di antara 15 diplomat Iran yang diusir.

Pejabat itu menambahkan bahwa selain misi diplomatik urusan budaya, Kuwait juga telah memerintahkan penutupan misi militer dan perdagangan Iran.

Iran marah dengan keputusan dan tudingan Kuwait. Mereka menegaskan bahwa tuduhan berada di balik sel teroris tidak berdasar dan mengancam akan melakukan langkah balasan.

"Sungguh disesalkan bahwa otoritas Kuwait, dalam situasi yang sensitif di kawasan ini, bukannya melakukan upaya meredakan ketegangan...malah menargetkan Republik Islam (Iran) dengan tuduhan tak berdasar," ujar Bahram Ghasemi, juru bicara kementerian luar negeri Iran.

"Keberatan Iran telah dikomunikasikan kepada penguasa Kuwait. Iran berhak melakukan tindakan balasan.”

Pada 2015 Kuwait berhasil mengungkap jaringan terorisme dalam negeri. Dalam penangkapannya, polisi turut menyita sejumlah besar senjata, amunisi dan bahan peledak. Para tersangka teroris tersebut kemudian diberi hukuman penjara antara 5 hingga 25 tahun.

Berdasarkan hasil investigasi Kuwait dikatakan bahwa para teroris yang berjumlah sekitar 26 orang itu memiliki hubungan dengan Iran dan Hizbullah.

AL JAZEERA | GLOBAL POST | YON DEMA

 

 

 

 

 

Malaysia Larang Despacito Diputar di Radio dan Televisi Negara

Dunia,Kuala Lumpur—Pemerintah Malaysia melarang pemutaran lagu Despacito di radio dan televisi negara karena lirik lagu berbahasa Spanyol itu dinilai cabul.

Seperti dilansir ABC News, Jumat 21 Juli 2017, Menteri Komunikasi dan Multimedia Salleh Said Keruak mengumumkan larangan itu melalui Radio Televisyen Malaysia (RTM) milik pemerintah.

Namun Salleh mengatakan lagu itu masih bisa diputar di stasiun-stasiun swasta dan platform dalam jaringan (daring).

"Dengan demikian, RTM tidak akan menayangkan lagu itu lagi di stasiun televisi atau stasiun radionya dengan segera," kata Salleh, menambahkan bahwa keputusan tersebut diambil atas pengaduan dari masyarakat.

Kritikan salah satunya datang dari sayap perempuan partai Islam Malaysia, Amanah. Mereka mendesak pemerintah melarang lagu dengan "lirik melanggar kesopanan".

"Saya melihat ini sebagai masalah serius karena lagu tersebut dinyanyikan oleh kaum muda tanpa mengetahui arti sebenarnya dari kata-kata tersebut," kata pejabat Amanah, Atriza Umar, dalam sebuah pernyataan seperti dikutip Reuters, Kamis lalu.

Malaysia sebelumnya telah memblokir pemutaran film-film Hollywood yang dianggap menyinggung nilai-nilai agama.

Malaysia menunda perilisan film "Beauty and the Beast" tahun ini sebelum pihak sensor memotong momen gay – yang  menampilkan percintaan sesama jenis -  dalam  film produksi Walt Disney itu.

Lagu Despacito pertama kali dirilis pada Januari 2017 di Spanyol oleh penyanyi Puerto Rico, Luis Fonsi, dan rapper Daddy Yanke.

Kemudian dalam versi remix lagu itu menampilkan Justin Bieber dan menduduki puncak tangga lagu di 35 negara di dunia, serta mendominasi di radio.

Lagu tersebut juga diperdengarkan sebanyak 4,6 miliar kali dan menjadikan Despacito lagu berbahasa Spanyol paling sukses sepanjang masa.

ABC NEWS | REUTERS | SITA PLANASARI AQUADINI

 

 

 

 

Malaysia Larang Despacito Diputar di Radio dan Televisi Negara

Dunia,Kuala Lumpur—Pemerintah Malaysia melarang pemutaran lagu Despacito di radio dan televisi negara karena lirik lagu berbahasa Spanyol itu dinilai cabul.

Seperti dilansir ABC News, Jumat 21 Juli 2017, Menteri Komunikasi dan Multimedia Salleh Said Keruak mengumumkan larangan itu melalui Radio Televisyen Malaysia (RTM) milik pemerintah.

Namun Salleh mengatakan lagu itu masih bisa diputar di stasiun-stasiun swasta dan platform dalam jaringan (daring).

"Dengan demikian, RTM tidak akan menayangkan lagu itu lagi di stasiun televisi atau stasiun radionya dengan segera," kata Salleh, menambahkan bahwa keputusan tersebut diambil atas pengaduan dari masyarakat.

Kritikan salah satunya datang dari sayap perempuan partai Islam Malaysia, Amanah. Mereka mendesak pemerintah melarang lagu dengan "lirik melanggar kesopanan".

"Saya melihat ini sebagai masalah serius karena lagu tersebut dinyanyikan oleh kaum muda tanpa mengetahui arti sebenarnya dari kata-kata tersebut," kata pejabat Amanah, Atriza Umar, dalam sebuah pernyataan seperti dikutip Reuters, Kamis lalu.

Malaysia sebelumnya telah memblokir pemutaran film-film Hollywood yang dianggap menyinggung nilai-nilai agama.

Malaysia menunda perilisan film "Beauty and the Beast" tahun ini sebelum pihak sensor memotong momen gay – yang  menampilkan percintaan sesama jenis -  dalam  film produksi Walt Disney itu.

Lagu Despacito pertama kali dirilis pada Januari 2017 di Spanyol oleh penyanyi Puerto Rico, Luis Fonsi, dan rapper Daddy Yanke.

Kemudian dalam versi remix lagu itu menampilkan Justin Bieber dan menduduki puncak tangga lagu di 35 negara di dunia, serta mendominasi di radio.

Lagu tersebut juga diperdengarkan sebanyak 4,6 miliar kali dan menjadikan Despacito lagu berbahasa Spanyol paling sukses sepanjang masa.

ABC NEWS | REUTERS | SITA PLANASARI AQUADINI

 

 

 

 

Politikus dari Kasta Terendah Terpilih Jadi Presiden India

Dunia, New Delhi - Mantan Presiden Meninggal, India Berkabung 7 Hari

Ram Nath Kovind, 72 tahun, yang dinominasikan oleh partai penguasa India, BJP, bukanlah Dalit pertama yang menjadi presiden India.

Sebelumnya, Kocheril Raman Narayanan mengisi jabatan itu pada 1997, lebih dari setengah abad setelah Mahatma Gandhi berjanji untuk mengakhiri sistem diskriminasi kuno yang menyulitkan posisi kamu Dalit di negara tersebut.

Pemilihan Kovind secara luas dipandang sebagai bagian dari strategi oleh Perdana Menteri Narendra Modi untuk memperluas dukungan di antara komunitas Dalit India yang diyakini mencapai 200 juta orang.

Kaum Dalit, yang sering disebut sebagai orang tak tersentuh, menempati anak tangga terendah dalam sistem kasta India. Secara tradisional dipandang sebagai kelompok "tidak murni" yang terus bergulat dengan penganiayaan dan pengucilan.

India secara perlahan mulai menghapus batasan bagi kaum kasta rendah di negara itu dari pendidikan dan pekerjaan.

Salah satunya adalah aturan yang mewajibkan bahwa seperlima dari keseluruhan kandidat anggota parlemen harus berasal dari kaum Dalit di bawah undang-undang penegakan hukum untuk memperbaiki keterwakilan dan melarang diskriminasi. Dalit juga dijamin proporsinya di tempat kuliah dan pegawai pemerintah.

Meskipun demikian, di wilayah-wailayah pedesaan masih sering terjadi anggota kasta terendah itu dipaksa tinggal di daerah terpisah atau dicegah menggunakan fasilitas komunal seperti air mancur.

Kovind, seorang pengacara yang pernah bertugas di Pengadilan Tinggi dan Mahkamah Agung Delhi, tidak pernah memegang jabatan yang dipilih secara populer sebelumnya.

Selama dua tahun terakhir dia menduduki jabatan gubernur Bihar, jabatan yang diangkat oleh perdana menteri. Sebelum menjabat sebagai presiden India, Kovind juga menjabat sebagai juru bicara nasional BJP antara 2010 dan 2012.

CNN | TIMES OF INDIA | YON DEMA

 

 

 

 

Politikus dari Kasta Terendah Terpilih Jadi Presiden India

Dunia, New Delhi - Mantan Presiden Meninggal, India Berkabung 7 Hari

Ram Nath Kovind, 72 tahun, yang dinominasikan oleh partai penguasa India, BJP, bukanlah Dalit pertama yang menjadi presiden India.

Sebelumnya, Kocheril Raman Narayanan mengisi jabatan itu pada 1997, lebih dari setengah abad setelah Mahatma Gandhi berjanji untuk mengakhiri sistem diskriminasi kuno yang menyulitkan posisi kamu Dalit di negara tersebut.

Pemilihan Kovind secara luas dipandang sebagai bagian dari strategi oleh Perdana Menteri Narendra Modi untuk memperluas dukungan di antara komunitas Dalit India yang diyakini mencapai 200 juta orang.

Kaum Dalit, yang sering disebut sebagai orang tak tersentuh, menempati anak tangga terendah dalam sistem kasta India. Secara tradisional dipandang sebagai kelompok "tidak murni" yang terus bergulat dengan penganiayaan dan pengucilan.

India secara perlahan mulai menghapus batasan bagi kaum kasta rendah di negara itu dari pendidikan dan pekerjaan.

Salah satunya adalah aturan yang mewajibkan bahwa seperlima dari keseluruhan kandidat anggota parlemen harus berasal dari kaum Dalit di bawah undang-undang penegakan hukum untuk memperbaiki keterwakilan dan melarang diskriminasi. Dalit juga dijamin proporsinya di tempat kuliah dan pegawai pemerintah.

Meskipun demikian, di wilayah-wailayah pedesaan masih sering terjadi anggota kasta terendah itu dipaksa tinggal di daerah terpisah atau dicegah menggunakan fasilitas komunal seperti air mancur.

Kovind, seorang pengacara yang pernah bertugas di Pengadilan Tinggi dan Mahkamah Agung Delhi, tidak pernah memegang jabatan yang dipilih secara populer sebelumnya.

Selama dua tahun terakhir dia menduduki jabatan gubernur Bihar, jabatan yang diangkat oleh perdana menteri. Sebelum menjabat sebagai presiden India, Kovind juga menjabat sebagai juru bicara nasional BJP antara 2010 dan 2012.

CNN | TIMES OF INDIA | YON DEMA

 

 

 

 

Janda Kamboja Percaya Anak Sapi Ini Jelmaan Suaminya

Dunia, Jakarta -Pnom Penh - Seorang wanita di Perkosa Turis Indonesia, Pria Nigeria Ditangkap Polisi Kamboja

Khim Hang bukan satu-satunya orang yang percaya hewan itu jelmaan suaminya. Ketujuh anaknya dan tetangga mereka juga yakin.

Di rumah kayu Khim Hang tersebut, anak sapi itu diberi makan, dimandikan dan diizinkan tidur di atas kasur menggunakan bantal yang pernah digunakan suaminya.

Hewan itu akan berada di tempat tidur itu dari jam 6 sore sampai 10 pagi.

Keluarga itu mengatakan, televisi akan selalu dipasang untuk menghiburnya, seperti yang disukai oleh almarhum Tol Khut.

Setelah pukul 10 pagi, anak sapi itu akan meninggalkan rumah, baik untuk merumput rumput atau menyusu dengan ibunya.

"Saya akan menjaganya selama saya hidup," kata Khim Hang, seperti dilansir Reuters, Kamis 20 Juli 2017.

Khim Hang juga mengatakan bahwa telah mewasiatkan kepada anak-anaknya untuk tetap menjaga hewan tersebut jika dia meninggal dunia lebih dulu dari anak sapi itu dan mengadakan upacara pemakaman seperti manusia jika hewan itu mati.

Sembilan puluh lima persen penduduk Kamboja penganut Buddha dan sebagian besar mereka percaya roh orang yang telah meninggal dunia akan menjelma kembali dalam berbagai bentuk atau yang disebut reinkarnasi.

REUTERS | EXPRESS.UK | YON DEMA

 

 

 

 

 

 

Janda Kamboja Percaya Anak Sapi Ini Jelmaan Suaminya

Dunia, Jakarta -Pnom Penh - Seorang wanita di Perkosa Turis Indonesia, Pria Nigeria Ditangkap Polisi Kamboja

Khim Hang bukan satu-satunya orang yang percaya hewan itu jelmaan suaminya. Ketujuh anaknya dan tetangga mereka juga yakin.

Di rumah kayu Khim Hang tersebut, anak sapi itu diberi makan, dimandikan dan diizinkan tidur di atas kasur menggunakan bantal yang pernah digunakan suaminya.

Hewan itu akan berada di tempat tidur itu dari jam 6 sore sampai 10 pagi.

Keluarga itu mengatakan, televisi akan selalu dipasang untuk menghiburnya, seperti yang disukai oleh almarhum Tol Khut.

Setelah pukul 10 pagi, anak sapi itu akan meninggalkan rumah, baik untuk merumput rumput atau menyusu dengan ibunya.

"Saya akan menjaganya selama saya hidup," kata Khim Hang, seperti dilansir Reuters, Kamis 20 Juli 2017.

Khim Hang juga mengatakan bahwa telah mewasiatkan kepada anak-anaknya untuk tetap menjaga hewan tersebut jika dia meninggal dunia lebih dulu dari anak sapi itu dan mengadakan upacara pemakaman seperti manusia jika hewan itu mati.

Sembilan puluh lima persen penduduk Kamboja penganut Buddha dan sebagian besar mereka percaya roh orang yang telah meninggal dunia akan menjelma kembali dalam berbagai bentuk atau yang disebut reinkarnasi.

REUTERS | EXPRESS.UK | YON DEMA

 

 

 

 

 

 

Kunjungi Marawi, Duterte Bagi-Bagi Hadiah untuk Tentara

Dunia, Marawi—Presiden Filipina Rodrigo Duterte Ultimatum Militer Berangus Teroris di Marawi dalam 3 Hari

Letnan Kolonel Jo-ar Herrera, juru bicara pasukan militer Filipina di Marawi, menambahkan, "Kunjungan ini meningkatkan semangat dan tekad perjuangan para tentara anggota Pasukan Tugas Marawi.”

Duterte tiba di Marawi dengan berpakaian loreng ala militer. Dia berterima kasih kepada para tentara atas setiap upaya mereka dalam pertempuran di Marawi. Herrera menyebut, Duterte juga membagi-bagikan jam tangan serta hadiah-hadiah lainnya untuk menyemangati para tentara Filipina.

Selama berada di medan pertempuran di Marawi, Duterte tinggal di kamp militer dan memeriksa persenjataan yang disita dari kelompok Maute.

Pertempuran di Marawi telah berlangsung nyaris dua bulan terakhir dan telah menewaskan 500 orang. Hingga kini, tentara Filipina masih berusaha memukul mundur militan pro-ISIS yang menguasai beberapa wilayah Marawi.

Baca: Presiden Duterte Mohon Maaf atas Kehancuran Marawi

Militan pro-ISIS di Marawi masih menguasai beberapa area sejak merebut kota itu, dua bulan lalu. Mereka terus digempur serangan udara dan serangan artileri oleh militer Filipina.

Pada Kamis waktu setempat, otoritas Filipina menyatakan sedikitnya 565 orang tewas terdiri atas 421 milisi, 99 tentara dan polisi serta 45 warga sipil. Sedikitnya 300 warga sipil diperkirakan masih terjebak atau disandera di Marawi.

Pertempuran di Marawi menjadi tantangan terbesar pemerintahan Duterte. Pekan ini, Duterte meminta Kongres Filipina untuk mengizinkan dirinya memperpanjang penerapan hukum darurat militer di Mindanao untuk mengalahkan milisi pro-ISIS.

AP | THE PHILIPPINE STAR | SITA PLANASARI AQUADINI

 

 

 

 

expand_less