Metro, Jakarta - Menyambut Jokowi Dijadwalkan Rayakan Hari Anak Nasional di Riau
Yayasan Sahabat Anak memiliki beberapa tempat bimbingan belajar yang tersebar di tujuh wilayah di sekitar Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi. Pada setiap tempat belajar selalu ada relawan yang menemani anak-anak. Saat ini jumlah relawan tetap yang terdaftar setidaknya ada 150 orang.
Proses belajar untuk anak-anak marjinal ini digelar seminggu sekali dengan pendekatan pendidikan non-formal. Karena itu metode yang digunakan pun lebih pantas disebut bermain daripada belajar. "Pada prinsipnya, bimbingan belajar kami itu tools untuk mendekatkan diri pada anak," ujar Dian.
Sebagian besar anak-anak yang bergabung dengan Sahabat Anak, adalah mereka yang putus sekolah. Sehingga, untuk meminta mereka kembali belajar membutuhkan pendekatan khusus. Dian menyebutkan biasany relawan akan berusaha memposisikan dirinya sebagai sahabat. Para relawan bisa memulainya dengan cara bermain, ngobrol, atau sekadar mengajak makan bersama.
Baca: Peserta Forum Anak Nasional Mengkritisi Iklan Rokok di Media
"Kalau sudah tercipta kedekatan, anak-anak mulai percaya, baru kami buat program-program yang lebih rutin, misalnya bimbingan belajar," ujar Dian. Di tempat belajar yang dibina oleh Dian dan kawan-kawan akan fokus pada pembentukan karakter sehingga anak-anak lebih mengenal diri sendiri dan tahu cara berperilaku yang baik.
Pada peringatan Hari Anak Nasional ini, selama dua hari peserta akan mendapatkan bimbingan dari kakak pendamping. Para relawan akan memberikan penjelasan dan pemahaman bahwa mereka berhak untuk dilindungi dan mereka berhak bersuara untuk memperjuangkan haknya.
LARISSA HUDA