Nasional, Yogyakarta - Perubahan dunia yang semakin cepat dengan teknologi yang terus berubah kian canggih ternyata turut membuat Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengkhawatirkan generasi mendatang. Mengingat yang akan dipengaruhi perubahan maupun yang akan mempengaruhi perubahan landasan ekonomi, politik secara global maupun lokal adalah generasi baru. Penguatan karakter dan nilai Pancasila menurutnya, perlu dilakukan.
"Yang dipengaruhi dan mempengaruhi adalah kamu, kamu, kamu.. Generasi Y," kata presiden Presiden Jokowi Akan Letakkan Batu Pertama Museum Muhammadiyah
Perubahan teknologi yang dikhawatirkan mempengaruhi perubahan karakter generasi muda dicontohkan Jokowi seperti pengaruh kehadiran Internet yang tak berapa lama berubah menjadi mobile banking. Orang pun mengandalkan gadget untuk berbagai kepentingan mulai dari mencari lokasi makan, pembayaran bukan tunai, hingga mengakses informasi.
"Siapa yang masih baca koran? 5-10 tahun lagi mungkin orang sudah tidak baca koran lagi," kata Jokowi seraya berpesan kepada para rektor dan dosen untuk menyadari hal tersebut. Mengingat perubahan-perubahan tersebut sangat rentan menggerus karakter dasar bangsa Indonesia. "Biar tak terpengaruh, bekali generasi muda dengan Pancasila," kata Jokowi.
Silakan baca:
Alasan Jokowi Belum Membahas Kenaikan Status UKP PIP
Yang ditanamkan kepada generasi muda adalah komitmen dan kebetanian bersuara lantang "Saya Indonesia, Saya Pancasila". "Saya anak muda Indonesia, saya Pancasila. Saya mahasiswa Indonesia, saya Pancasila," kata Jokowi.
Rektor UGM Panut Mulyono menjelaskan Kongres Pancasila IX diikuti perwakilan daerah dari Aceh hingga Papua. Kongres tersebut baru pertama kali ini dihadiri Presiden Jokowi.
PITO AGUSTIN RUDIANA